Di era digital ini tidak ada kata yang lebih populer selain
online. Apalagi ketika
handphone dan
smartphone menjadi produk teknologi mutakhir yg semakin mudah kita genggam.
Online pun menjadi semakin praktis dan mudah karena dunia ada dalam genggaman kita.
Kita bersyukur atas segala macam perkembangan teknologi komunikasi ini yg bermanfaat untuk perkembangan kehidupan manusia. Kita bersyukur berkat internet dan jejaring sosial di dunia maya membuat dunia yg luas menjadi mudah dijangkau.
Kita pun bersyukur karena ada gerakan-gerakan kemanusiaan yg terbentuk melalui jejaring sosial semacam Facebook atau Twitter. Kita juga bersyukur karena melalui Facebook kita dapat memperoleh kiriman sabda Tuhan atau renungan harian dari sahabat-sahabat di dunia maya. Kita bersyukur bahwa kemajuan teknologi komunikasi ini sungguh-sungguh digunakan untuk kebaikan hidup manusia, mengungkapkan kebenaran, dan membangun solidaritas antar sesama manusia.
Meski demikian, kemajuan teknologi komuniasi juga mempunyai efek samping. Perilaku manusia dan pola relasi antarmanusia juga berubah. Kita menjadi
mabok online dari bangun pagi sampai malam hari. Kita menjadi pribadi yang hidup dalam dunia sendiri, tidak peduli kepada saudara-saudara kita yg konkret ada di sekitar kita.
Handphone memang berpotensi mendekatkan yg jauh, tetapi menjauhkan yg dekat. Kita berada di sini, tetapi hati kita ada di tempat lain.