Jumat, 22 Maret 2013

HE Loves You!

Kata-kata yang engkau dengar ini adalah benar.
Kata-kata itu akan merubah hidupmu, jika engkau mengijinkannya.
Karena kata-kata itu datang dari hati Tuhan sendiri

Dia mengasihimu dan Dia adalah Bapa yang engkau cari selama ini
Dan inilah surat cinta-Nya, untukmu


SURAT CINTA BAPA
(Sebuah Surat Cinta Allah Bapa yang Intim kepadamu)

Anakku,
Engkau mungkin tidak mengenal Aku, tetapi Aku mengenal segala sesuatu tentang dirimu. (Mzm 139:1)
Aku tahu kalau engkau duduk atau berdiri. (Mzm 139:2)
Aku mengerti segala jalanmu. (Mzm 139:3)
Setiap helai rambut kepalamu, terhitung semuanya. (Mat 10:29-31)
Karena engkau diciptakan dalam gambar dan rupa-Ku. (Kej 1:27)
Di dalam-Ku engkau hidup, engkau bergerak dan engkau ada, sebab engkau ini adalah keturunan-Ku. (Kis 17:28)
Aku mengenal engkau sejak sebelum engkau ada dalam kandungan. 
(Yer 1:4-5)
Aku memilih engkau dari semula sebelum Aku menciptakan segalanya. (Ef 1:11-12)
Engkau ada bukan karena suatu kesalahan, karena hari-harimu ada tertulis dalam kitab-Ku. (Mzm 139:15-16)
Aku telah menentukan waktu yang tepat untuk kelahiranmu dan di mana engkau akan hidup. (Kis 17:26)
Kejadianmu dahsyat dan ajaib. (Mzm 139:14)
Karena Aku menenun engkau dalam kandungan ibumu. (Mzm 139:13)
Dan mengeluarkan engkau pada hari engkau dilahirkan. (Mzm 71:6)

Jumat, 20 Juli 2012

Entrust Your Life to Him

Awali hari dengan berdoa..
Hanya ingin mengingatkanmu, bersyukurlah selalu akan apa yang terjadi padamu. Meskipun terkadang apa yang kita inginkan tidak sejalan dengan kehendak-Nya. Meskipun kadang kita hampir putus asa menghadapi keadaan yang begitu sulit, "karepe Gusti Allah ki opo to?". Tapi yakinlah bahwa Tuhan mempunyai rencana yang begitu hebat dan indah untuk hidupmu. Percayakan semua pada-Nya. Tuhan memeliharamu! :)

Senin, 09 Juli 2012

Meletakkan Handphone, Memberikan Hati


Di era digital ini tidak ada kata yang lebih populer selain online. Apalagi ketika handphone dan smartphone menjadi produk teknologi mutakhir yg semakin mudah kita genggam. Online pun menjadi semakin praktis dan mudah karena dunia ada dalam genggaman kita.

Kita bersyukur atas segala macam perkembangan teknologi komunikasi ini yg bermanfaat untuk perkembangan kehidupan manusia. Kita bersyukur berkat internet dan jejaring sosial di dunia maya membuat dunia yg luas menjadi mudah dijangkau.

Kita pun bersyukur karena ada gerakan-gerakan kemanusiaan yg terbentuk melalui jejaring sosial semacam Facebook atau Twitter. Kita juga bersyukur karena melalui Facebook kita dapat memperoleh kiriman sabda Tuhan atau renungan harian dari sahabat-sahabat di dunia maya. Kita bersyukur bahwa kemajuan teknologi komunikasi ini sungguh-sungguh digunakan untuk kebaikan hidup manusia, mengungkapkan kebenaran, dan membangun solidaritas antar sesama manusia.

Meski demikian, kemajuan teknologi komuniasi juga mempunyai efek samping. Perilaku manusia dan pola relasi antarmanusia juga berubah. Kita menjadi mabok online dari bangun pagi sampai malam hari. Kita menjadi pribadi yang hidup dalam dunia sendiri, tidak peduli kepada saudara-saudara kita yg konkret ada di sekitar kita. Handphone memang berpotensi mendekatkan yg jauh, tetapi menjauhkan yg dekat. Kita berada di sini, tetapi hati kita ada di tempat lain.

Rabu, 20 Juni 2012

Jadilah Perantara yg Diam

Renungan Pagi: "JADILAH PERANTARA YANG DIAM
Rabu, 20 Juni 2012
Injil: Mat 6:1-6; 16-18

Ketika ada kecenderungan di zaman ini untuk menonjolkan diri, menjadi terkenal dan dikenal karena kata dan tindakan kita, maka Yesus mengingatkan saudara dan saya akan pentingnya menjadi seorang pencinta, dermawan, pendoa yang diam di mata manusia tapi aktif di hadirat Allah ketika Ia bersabda; "berilah derma, berdoa dan berpuasa di tempat yang tersembunyi, dan Allah Bapamu yang melihatmu akan memberikan kepadamu apa yang engkau mohonkan dari-Nya." Ini sekaligus menjadi kritik bagi kita yang cenderung untuk menuntut rasa hormat, yang selalu berkoar-koar dengan bantuan yang kita berikan kepada orang lain, atau bahkan mengandalkan diri sebagai seorang pendoa ulung lewat teriakan, hentakan kaki dan tepukan tangan seakan memaksa Tuhan untuk mengikuti apa yang ada di hati dan otak kita.

Dibalik semua kecenderungan untuk terkenal dan dikenal lewat kata dan perbuatan kita, pun harus diakui bahwa ada juga pribadi-pribadi

Jumat, 15 Juni 2012

"Eeh.. Jangan buang sampah sembarangan..."

Suatu hari, di dalam bis kota yg sedang berhenti, ada seorang ibu berusia sekitar 40-50 tahun duduk di dekat jendela sambil menyantap makanan ringan yang dibagikan dalam kardus kecil berwarna putih. Waktu itu dia baru saja menenggak habis minuman aqua gelas. Dan tiba-tiba saja melempar bekas gelas minuman tersebut ke luar, membiarkannya mendarat di selokan lebar yang kering - saya rasa fungsinya untuk menampung air hujan. Seorang ibu lain berusia sekitar 20 tahun lebih tua (kita panggil saja dengan sebutan eyang) yang kebetulan duduk berseberangan di sisi kanannya melihat kejadian tersebut, lalu menegur si ibu, "Eeh.. Jangan buang sampah sembarangan." Ibu yang duduk di depan saya pun tersontak kaget, "Sekalian, Bu, mumpung lagi berhenti (bisnya)," bela si Ibu.

"Jangan, jangan.. Nggak boleh buang sampah sembarangan, Bu," kata

Selasa, 29 Mei 2012

Kasih dan Damai

Yaps! Tadi pagi, saya menghadiri perayaan Ekaristi "Syukur 80 Tahun Kongregasi Sang Timur Hidup di Indonesia". Bacaan yang diambil indah sekali, dari 1 Petrus 3 : 8-12:

Senin, 28 Mei 2012

Once is Enough

You only live once. But if you do it right, once is enough.
Kamu hanya hidup sekali. Tetapi kalau kamu melakukannya dengan benar, sekali sudah cukup.
-Mother Teresa




Saint Quotes