Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati, dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. Sebab: "Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya. Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat."Temanku yang terkasih, jelas sekali makna dari bacaan tersebut, yaitu: berbuatlah Kasih dimanapun kamu berada, kepada siapapun tanpa pandang buluh. Perjuangkanlah keadilan di tempatmu berada. Karena itulah yang Tuhan inginkan. Bukan kah Dia mengasihimu tanpa batas? Perbuatlah juga demikian terhadap sesamamu meskipun harus diakui terkadang berat untuk melakukannya. Maka berdoa dan mintalah bantuan Tuhan agar Ia selalu menguatkanmu, meneguhkan tekadmu. Jadilah pembawa damai, bukan pembuat onar :)
Selasa, 29 Mei 2012
Kasih dan Damai
Yaps! Tadi pagi, saya menghadiri perayaan Ekaristi "Syukur 80 Tahun Kongregasi Sang Timur Hidup di Indonesia". Bacaan yang diambil indah sekali, dari 1 Petrus 3 : 8-12:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar